Rabu, 09 September 2015

KESEHATAN REPRODUKSI : KETIDAKSUBURAN

Anak mungkin jadi dambaan setiap pasangan yang menikah. Tentu sebuah karunia dan kebahagiaan ketika sebuah keluarga dilengkapi dengan kehadiran si kecil yang menggemaskan.

Sayangnya tidak semua keluarga seberuntung itu. Beberapa pasangan terpaksa harus bersabar menanti kehadiran buah hati yang diidamkan. Tidak sedikit yang juga mendapat tekanan dari pihak luar dengan pertanyaan "kapan nih punya momongan?"

Berfoto bersama pak Abrori, M.Kes seusai siaran...
Walaupun cepat atau lamanya kita memiliki anak mutlak adalah kehendak dari Yang Maha Kuasa. Namun tentu manusia memiliki keharusan untuk berikhtiar dan tidak berputus asa. Dan tentu mencari bantuan secara medis adalah cara yang paling tepat untuk menghadapi masalah ini.

Nah, beberapa waktu yang lalu saya sempat ngobrol bersama bapak Abrori, M.Kes seputar masalah ini saat bersiaran. Beliau adalah pakar dan konsultan di bidang kesehatan reproduksi sekaligus tenaga pengajar di salah satu universitas swasta yang ada di kota Pontianak. Menurut data yang diperoleh beliau dari berbagai sumber, angka ketidaksuburan alias kesulitan pasangan memiliki keturunan memang memiliki peningkatan signifikan. Sebabnya bisa bermacam-macam faktor, seperti gaya hidup yang tidak sehat, stres, quality time yang minim, dan kesadaran untuk memeriksakan diri yang meningkat. 

Dan temuan menarik juga menurut pak Abrori, kesadaran yang meningkat dari kaum pria untuk memeriksakan diri telah memberikan sebuah fakta baru bahwa tidak hanya perempuan yang mengalami infertilitas yang menjadi penyebab sulitnya memiliki keturunan. Banyak kasus yang terjadi menunjukkan bahwa kaum pria juga mengalami infertilitas.

Adapun beberapa faktor yang sering kali menjadi sebab infertilitas adalah karena minimnya quality time dan tekanan stres. Dengan pola hidup masyarakat urban yang kompetitif, hal ini sering kali menjadi kendala bagi banyak pasangan. Belum lagi asupan makanan yang tak sesuai dengan kebutuhan, hal ini makin memperburuk keadaan.

Dari sisi wanita, kesuburan sangat erat kaitannya dengan usia. Pernikahan yang terlalu dini, serta yang terlalu lambat memiliki resiko berkenaan dengan kehamilan. Menurut pak Abror, kesuburan sel telur seorang wanita itu mencapai puncaknya pada usia dua puluhan hingga tiga puluh tahun.

Tidak jarang masalah anak mengganggu keharmonisan rumah tangga...
(sumber gambar: artikelindonesia.web.id)
Dahulu, wanita sering kali dianggap bertanggung jawab pada kasus sulitnya memiliki keturunan. Faktanya, hal ini disebabkan oleh minimnya kaum pria yang melakukan konsultasi ke dokter. Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat, tampak pula kenyataan bahwa pria juga mengalami banyak kasus infertilitas, yang meliputi kualitas sperma yang buruk, impotensi atau faktor-faktor lainnya. Pria yang memiliki kurang dari 20 juta sel sperma per militer air mani beresiko mengalami masalah infertilitas ini.

Ditegaskan juga oleh pak Abrori, mitos-mitos seputar makanan yang bisa meningkatkan libido tampaknya tidak berpengaruh dengan tingkat kesuburan serta kualitas sperma. Makanan-makanan tersebut yang dikenal dengan afrosidiak cenderung hanya mempengaruhi hormon untuk dorongan aktivitas seksual bukan terkait kesuburan.

Saran yang diberikan oleh pak Abror untuk keluarga yang masih menunggu keturunan antara lain adalah dengan sesegera mungkin untuk berkonsultasi dengan dokter. Tidak usah ragu apalagi takut, karena kerahasiaan terjamin. Ada baiknya pula untuk pasangan-pasangan yang sedang menyiapkan pernikahan juga melakukan konsultasi kepada dokter. Tujuannya agar dapat menyiapkan diri dengan segala kemungkinan yang akan terjadi dalam perjalanan rumah tangganya kelak.

Kemudian biasakan gaya hidup yang sehat. Makanan bergizi, menghindari rokok, mengurangi konsumsi makanan dengan zat karsinogen, dan menjauhi stress adalah sedikit cara dalam upaya untuk menjaga kesuburan. Perbanyak makanan yang mengandung vitamin E dan C serta memperkaya diri dengan suplemen.

Selain itu, segala perangkat yang bisa membuat kita terpapar medan elektrostatis dan elektromagnetik seperti ponsel dan semacamnya, sebaiknya tidak ditempatkan di saku celana. Juga menghindari untuk terlalu sering memakai celana jeans yang terlalu ketat.

Terakhir menjadikan aktivitas seksual sebagai ritual yang saling menyenangkan dan tanpa tekanan serta dengan kualitas waktu yang memadai akan mendorong kegiatan seksual suami istri menjadi aktivitas yang menambah keharmonisan rumah tangga. Hasilnya segala upaya untuk memperoleh keturunan tidak akan menjadi beban dan dilalui dengan enjoy. Dan seandainyapun belum mendapat anugrah yang diharapkan, hubungan suami istri akan tetap erat dan kuat.

MEMBERI NAMA PADA USAHA ATAUPUN PRODUK

Seperti yang sudah sempat saya jabarkan pada post yang berbeda (dapat dibaca di sini) bahwa menentukan nama untuk sebuah usaha ataupun produk tidaklah mudah. Bahkan beberapa perusahaan besar sampai harus menyewa jasa konsultan yang memang berpangalaman di dunia branding untuk membuatkan nama untuk produk atau usaha mereka.

Ada banyak cara untuk memberikan nama. Pun nama untuk sebuah produk atau usaha bisa diambil dari mana saja. Hanya saja, karena nama adalah sebuah idientitas maka nama harus memenuhi syarat tertentu. Selain harus mudah diingat, nama harus memancing tingkat aware yang tinggi dari audience. Tidak hanya itu, nama juga harus mencerminkan image yang ingin dibentuk oleh usaha baik secara jangka pendek dan terutama jangka panjang.

Berdasarkan buku Kamus Branding karangan Mediola B. Wiryawan, ada berbagai macam model pemberian nama yang umumnya dipakai untuk penamaan produk atau usaha.

Berdasarkan nama founder/pemilik

Ini merupakan metode penamaan dengan nama brand atau merk diambil dari nama pendiri atau pemilik usaha. Contoh untuk metode ini dapat kita temui pada brand "Honda" yang diambil dari nama pendirinya Soichiro Honda, ataupun Johnny Andrean, jaringan salon yang sangat terkenal di seluruh Indonesia yang juga merupakan nama pendirinya sendiri.

Brand fashion adalah salah satu yang paling sering menggunakan nama pendirinya...
(sumber gambar: swap.com)
Menjelaskan produk

Penamaan ini memberikan deskripsi untuk produk utama yang ditawarkan. Sehingga, cukup dari namanya saja, kita bisa langsung tahu jenis produk apakah yang diwakili oleh brand tersebut. Contohnya adalah Kentucky Fried Chicken (KFC) yang secara harfiah jika diterjemahkan menjadi Ayam Goreng Kentucky. Begitupun Mie Gelas yang menjual produk mie yang bisa dimasak di dalam gelas. Atau Aqua yang secara makna berarti air.

Nama yang asosiatif

Metode ini adalah dengan cara menamai dengan hal-hal yang sebenarnya tidak mencerminkan langsung produk, namun memiliki keterikatan kuat dengan produk tersebut entah bahan pembuat, manfaat atau hal-hal lainnya. Contoh produk dengan nama jenis ini misalnya adalah Head & Shoulder yang merupakan produk shampo untuk rambut yang letaknya memang berada di kepala dan pundak. Contoh lainnya adalah Tolak Angin, yang merupakan jamu untuk mengusir masuk angin.

Menggunakan metafora ataupun kiasan

Ini adalah penamaan produk dengan nama benda, orang, binatang, proses, mitologi atau bahasa asing yang mewakili kualitas nilai dari perusahaan. Contoh produk seperti ini antara lain perusahaan pengembang tekhnologi Apple, atau rangkaian produk perawatan dan kecantikan Dove yang berarti burung merpati.


Windows berharap menjadi seperti jendela yang ada di setiap rumah
(sumber gambar: techview.me)

Nama tersendiri yang bebas

Pemberian nama jenis ini adalah dengan menamai produk dengan nama lain yang berdiri bebas tanpa hubungan langsung dengan produk. Namun jenis produk disertakan untuk menggambarkan jenis produk apa yang ditawarkan.  Contohnya adalah Semen Tiga Roda, yang sama sekali bukan produsen ban atau roda, melainkan semen. Begitupun Teh 2 Tang yang meski memakai nama tang namun adalah produk minuman teh. 

Abstrak

Ada pula perusahaan yang menggunakan nama yang sama sekali abstrak atau tidak menggambarkan produk atau jasa yang hendak ditawarkan. Nama tidak mencerminkan apapun dari produk yang ditawarkan. Atau bahkan ada yang menggunakan nama yang bukan dari sebuah kata yang memiliki arti. Contohnya brand Djarum yang merupakan produsen rokok kretek, ataupun KitKat yang merupakan brand coklat yang sangat populer.

Singkatan

Cara memberikan nama produk dengan sebuah singkatan juga menjadi salah satu metode pemberian nama yang sering dipakai. Sebagai contoh adalah brand LG, salah satu brand elektronik yang sudah mendunia. Contoh lainnya adalah MnM, produk permen yang sudah sangat populer.

Kombinasi

Yaitu cara penamaan dengan menggabungkan dua ataupun lebih cara-cara yang telah dijabarkan sebelumnya. Brand-brand yang diberi nama dengan cara ini contohnya adalah McD, Telkomsel, dan FedEx.


McD adalah nama yang merupakan kombinasi beberapa metode...
(sumber gambar: mcdonalds.com.au)
Itulah beberapa cara yang biasa digunakan untuk memberikan nama pada sebuah produk ataupun perusahaan. Karenanya jelas, bagi sebuah produk brand adalah sesuatu yang sangat penting. Ia adalah layaknya reputasi bagi seorang manusia. Memang nama tidak selalu mencerminkan reputasi seseorang. Tapi nama yang baik tentu akan jadi pintu awal untuk membangun sebuah reputasi yang baik.

Kalau tidak percaya, coba saja tanya kepada para artis yang populer bukan dengan nama asli mereka. Terkadang nama memang tidak berarti apa-apa. Tapi tidak jarang juga, nama bisa jadi segalanya. Tidak selalu, namun paling tidak nama itu penting. Percayalah!

Senin, 07 September 2015

THAILAND TAK CUMA PUNYA BANGKOK

Siapa bilang jalan-jalan ke luar negeri harus mahal. Bagi saya yang tinggal di Pontianak, berwisata ke luar negeri bisa jadi jauh lebih murah ketimbang berwisata di dalam negeri. Hitung saja misalnya, tiket pesawat dari Pontianak ke Kuala Lumpur, Malaysia, oleh salah satu lowcost carrier hanya dibanderol sekitar 400 ribuan pada saat-saat tertentu. Harga itu jauh berada dibawah harga tiket Pontianak-Jogjakarta misalnya yang bisa mencapai satu jutaan.

Berjalan-jalan ke Thailand pun sebenarnya tidak butuh biaya besar. Dari Kuala Lumpur, akan ada banyak pilihan yang bisa digunakan untuk menembus Thailand. Yang tercepat tentu dengan menggunakan jalur udara. Berbagai penerbangan low cost hingga yang premium ke Thailand bisa dengan mudah kita temui di KLIA 1 dan KLIA 2, bandara udara Internasional di Kuala Lumpur. Dengan jalur darat pun, tersedia berbagai jasa penyedia angkutan yang bisa digunakan. Bus adalah yang paling umum dipakai jika ingin melakukan perjalanan darat antar negara dari Malaysia ke Thailand.


Bus Malaysia-Thailand ini sangat nyaman dan dilengkapi fasilitas wifi...
(sumber gambar: dok. pribadi)
Melakukan perjalanan dengan menggunakan bus sebenarnya adalah pilihan yang cukup efektif. Dengan memanfaatkan perjalanan bus malam, kita akan bisa menghemat biaya menginap di hotel karena bisa bermalam di dalam bus. Selain itu pula, kita bisa memilih bus seperti apa yang akan kita gunakan. Tentu harganya pun menyesuaikan. Dengan biaya sekitar IDR 300.000 dengan kurs saat itu, saya pernah mendapatkan sebuah bis yang nyaman dan dilengkapi fasilitas internet gratis yang lancar hingga ke ujung perbatasan. Sebagai orang Indonesia yang tak bisa hidup tanpa internet, ini tentu sesuatu yang menyenangkan.

Tapi jangan terburu-buru dulu berangkat ke Thailand. Tanpa informasi dan searching-searching sebelumnya, menyebut berwisata ke Thailand kita mungkin akan langsung menyebutkan nama Bangkok, Pattaya atau Phuket sebagai tempat tujuan. Tidak salah sih, tiga tempat itu memang yang paling populer. 

Tapi Thailand tidak cuma ketiga tempat itu. Ada banyak kota-kota lain yang tidak kalah seru dan mengasyikkan untuk didatangi. Terlebih jika kita termasuk orang yang tidak terlalu doyan dengan tempat wisata yang ramai dan sumpek.


Chao Praya di Bangkok, tapi Thailand nggak cuma punya Bangkok lho...
(sumber gambar: dok pribadi) 
Chiang Rai

Agak jauh ke utara Thailand, terdapat sebuah kota bernama Chiang Rai. Kalau dari Kuala Lumpur kota ini mungkin agak sulit untuk didatangi. Dengan Bus dari Bangkok saja membutuhkan waktu sekitar 11-12 jam. Tapi jauh bukan berarti tempat ini tidak populer. Chiang Rai adalah salah satu tempat tujuan wisatawan asing walaupun tak sepopuler Bangkok ataupun Pattaya.


Di Chiang Rai, kita bisa mengunjungi White Tample yang terkenal. Di sana juga terdapat Universitas yang di klaim sebagai yang terindah di Thailand. Selain itu, ada Golden Triangle, yang menjadi perbatasan Thailand, Laos dan Myanmar. Dahulu tempat ini terkenal sebagai tempat untuk perdagangan wisata, namun sekarang tempat itu sudah menjadi objek wisata.

Krabi

Krabi mungkin tak seterkenal Phuket. Tapi jangan salah, Krabi tidak kalah indahnya dengan Phuket. Plus juga tidak seramai Phuket. Krabi terbagi menjadi dua bagian, Krabi Town dan Ao Nang. Krabi Town adalah bagian kota yang terdapat berbagai pasar tradisional, museum, sanggar budaya, kuil-kuil Budha, serta event night market yang keren. 


Sementara Aonang, adalah daerah pantai dengan banyak bukit kapur yang indah. Berjarak sekitar satu jam perjalanan dengan menggunakan Songteaw yang tarifnya sangat murah. Buat para pencinta ketenangan, pantai Aonang harus jadi destinasi wajib. Cukup ramai namun tak seramai Phuket. Soal fasilitas pun, Aonang penuh dengan resort, hotel, restoran dan bar yang bisa kita pilih sesuai budget yang kita miliki.
Pantai dengan keindahan bukit kapurnya juga ada di Krabi...
(sumber gambar: dok. pribadi)
Chiang Mai

Chiang Mai, banyak dari mereka yang pernah berkunjung ke kota ini selalu menjadikannya sebagai tujuan wisata favorit. Kota yang tenang dengan perpaduan klasik dan modern yang unik adalah ciri khas kota Chiang Mai yang akan membuat siapa saja yang datang jatuh cinta.


Banyak aktivitas liburan yang bisa kita lakukan di Chiang Mai. Mulai dari belanja di pasar tradisional, pasar kuliner maupun pasar kerajinan. Ada pula Night Bazzar besar yang entah mengapa seperti sudah jadi ciri khas kota-kota wisata di Thailand. Lalu ada pula Old City Chiang Mai yang kaya akan sejarah Thailand.

Hatyai

Hatyai adalah kota wisata paling dekat jika kita ingin melakukan perjalanan darat dari Kuala Lumpur. Sebagai kota terbesar ke-6 di Thailand, Hatyai bisa jadi tujuan wisata untuk dikunjungi buat mereka yang sudah bosan dengan Bangkok. Ada berbagai pusat perbelanjaan besar dan banyak pasar-pasat tradisional yang bisa dikunjungi oleh mereka yang doyan belanja.


Tak cuma itu, di Hatyai kita bisa kunjungi Wat Hatyai, salah satu patung Budha tidur raksasa, Pantai Shamila dengan patung putri duyungnya, Tangkuan Hill untuk melihat panorama kota Shongkla dari puncak bukit, juga Patung Budha di puncak bukit di Hatyai Municipal Park.
Hatyai juga punya kuil Budha tidur yang keren...
(sumber gambar: dok. pribadi)
Thailand tidak cuma Bangkok, Phuket atau Pattaya. Kalau mau sedikit mencari informasi, kita bisa jadi mendapatkan banyak tujuan wisata yang tak kalah menarik dibanding tiga tempat wisata paling populer di Thailand tersebut. Dan saran saya, cobalah datang ketika Songkran (tahun barunya orang Thailand), barangkali bisa ikut main-main air. Pastilah seru! Dan Hati-hati basah.

Minggu, 06 September 2015

BELAJAR BRANDING PADA TUHAN DAN SAITON

Beberapa waktu yang lalu, kita sempat dihebohkan oleh pemberitaan tentang seorang pria di Banyuwangi yang memiliki nama Tuhan. Hebatnya lagi, tidak lama kemudian mucul pula seorang pria asal Palembang yang mengaku bernama Saiton. Penemuan dua nama unik di masyarakat ini kemudian menjadi viral dan pembahasan di berbagai media.


Sebenarnya cuma berita tentang dua orang yang ingin ketemuan....
(sumber gambar: pixpix.co)
Soal nama sendiri sebenarnya orang Indonesia cukup berani dalam memberikan nama anaknya. Saya pernah tahu ada orang yang bernama Anti Dandruf, Royal Jelly dan Selamat Dunia akhirat. Bahkan teman saya pernah bercerita bahwa ia memiliki teman di Sumatra Utara yang bernama Marylin Monroe namun bermarga Batak. Hebat bukan?

Apalah arti sebuah nama? Begitu sastrawan asal Inggris, William Shakespeare bersajak. Ia tidak sepenuhnya benar. Nama tentu penting bagi setiap orang. Ia adalah idientitas. Brand yang menjadi penanda terhadap suatu produk, yaitu diri kita. Begitupun dari perspektif agama. Nama adalah doa katanya.

Dari sisi bisnis, pemilihan nama untuk usaha erat sekali hubungannya dengan proses branding. Beberapa pengusaha masih tidak terlalu menganggapnya penting. Namun banyak pula yang merasakan bahwa pemilihan nama yang tepat ataupun tidak tepat akan sangat mempengaruhi jalannya bisnis yang akan kita arungi.

Nama Adalah Idientitas

“Jika kamu ingin memuaskan pembeli, maka buatlah produk sebaik-baiknya. Tapi jika kamu ingin pembelimu datang kembali, buatlah branding!”

Itu adalah sebuah kalimat petuah yang pernah saya baca entah dimana. Brand, salah satunya nama usaha adalah sebuah idientitas. Ia adalah penanda yang membuat orang jadi akan mengenali kita dan membedakan kita dengan orang lain.

Karena itulah di dalam dunia usaha, nama harus dibuat menarik, unik, serta yang paling penting adalah mencerminkan branding yang sedang ingin kita bentuk. Branding adalah gambaran bentuk citra yang kita inginkan ditangkap oleh konsumen kita.

Contoh sederhana adalah ketika perubahan Lativi menjadi Tv-One. Transformasi kepemilikan serta perubahan konten acara yang sangat drastis, membuat televisi tersebut membutuhkan image baru. Ketimbang mengganti image dengan cara tetap memakai nama Lativi, pemilik baru televisi tersebut memilih untuk mengganti seluruh branding yang sudah dibentuk sebelumnya termasuk juga namanya. Maka Lativi yang awalnya lebih idientik dengan acara hiburan kemudian berubah mejadi TV-One yang lebih dominan dengan berita. Dan keputusan ini terbilang tepat sehingga TV-One kini menjadi salah satu televisi yang mampu bersaing dengan televisi lain yang sudah lebih mapan.


Metamorfosis TV-One, dari TV hiburan menjadi TV berita...
(sumber gambar: pengetahuanblogging.blogspot.com)

Menarik dan Mudah di Ingat

Salah satu tujuan branding adalah untuk membentuk kesan jangka panjang terhadap produk. Tentu syarat utamanya adalah dengan yakin bahwa produk yang kita tawarkan memang benar-benar memiliki kualitas yang baik. Sebab jika sebaliknya, bisa-bisa justru citra buruklah yang melekat. Tentu kita tidak mau bukan?

Nama usaha haruslah dibuat unik. Tujuannya agar bisa menarik perhatian dan membuat orang lebih mudah mengingatnya. Pemberian nama “Tuhan” dan “Saiton” memenuhi kriteria unik ini. Orang akan terbangkitkan Curiosity-nya juga akan dengan mudah mengingatnya. Dan ketika produk itu bisa memenuhi kepuasan yang diharapkan, maka pembeli akan bersedia kembali lagi untuk mengulang membeli. Karena itu, nama haruslah dibuat singkat dan sederhana agar gampang diingat oleh pembeli.

Tapi di lain sisi, kita patut berhati-hati juga. Pemilihan nama yang “nyeleneh” bisa pula malah menjadi bumerang. Karena itu sangatlah perlu untuk mengenali pasar dengan baik. Hal ini juga untuk mempertajam penetrasi usaha kepada segmen pasar yang memang dituju. 

Contoh untuk sebuah restoran dengan segemen pasar menengah ke atas, pemilihan nama-nama berbahasa asing tentulah tidak masalah. Namun sebaliknya bagi restoran yang menyasar segmen menengah ke bawah, pemilihan nama semacam ini tentu tidak cocok.

Pemilihan nama yang unik tidak melulu harus bombastis. Pemilihan nama untuk membangun kesan tertentu adalah salah satu cara yang digunakan dalam dunia branding. Seperti produsen pembalut yang memakai nama "Softies" untuk membangun citra lembut, "Bakso Setan" untuk membangun kesan pedas yang sangat, "Nano-nano" untuk mencerminkan rasanya yang unik, seolah bercampur-campur tidak karuan.  

Nama Mencerminkan Bisnis

Pemilihan nama juga seringkali dalam rangka untuk mencerminkan bisnis yang sedang digeluti. Seperti pada pemakaian kata "Mart". Begitu ada nama usaha yang menggunakan kata Mart, kita langsung mengasumsikannya pada usaha ritel. Begitupun dengan produk seperti "Freshtea." Tanpa berpikir dua kali kita langsung tahu produk jenis apakah dia. Begitupun seperti "Sritex" yang dari namanya saja kita bisa menyimpulkan bahwa perusahaan ini bergerak dibidang garmen atau tekstil.


Sritex, selain kata tex mencerminkan jenis usaha, Sri merupakan nama pendiri perusahaan...
(sumber gambar: senyumislam.wordpress.com)

Pemilihan nama seperti ini tidaklah mutlak. Namun seringkali dipakai sebagai cara untuk membuat masyarakat lebih mengenali idientitas produk tersebut. Hal ini akan menghemat usaha produsen untuk mengenalkan jenis produk atau usaha yang digelutinya.

Tidak jarang pula nama bisa memberikan cerminan kualitas. Seperti produk-produk keluaran "Indofood." Dengan penggunaan nama-nama berawalan "Indo" di depan berbagai lini usahanya, maka brand akan berbagi popularitasnya. Akibatnya jika ada sebuah produk baru dari perusahaan tersebut, orang-orang akan mengasumsikan kualitas produk tersebut dengan produk-produk yang sama yang telah ada.

Sebaliknya, perbedaan nama juga bisa digunakan sebagai pembeda untuk brand image yang menyasar pangsa pasar yang berbeda pula. Seperti halnya dua produk dijenis yang sama dari "Uniliver". Meski sama-sama sabun mandi, namun "Lux" dan "Lifeboy" memilik brand image yang berbeda. Karena berupa sabun kecantikan serta menyasar kalangan menengah keatas, maka "Uniliver" menamakan produknya dengan "Lux" yang memiliki kesan mahal dan mewah. Sementara untuk menyasar pangsa pasar keluarga, nama "Lifeboy" terasa jauh lebih merakyat dan sesuai dengan image-nya sebagai sabun kesehatan.

Tentu nama hanyalah salah satu dari banyak aspek yang menentukan sukses tidaknya sebuah bisnis. Tapi bagi perusahaan-perusahaan besar, mereka bahkan sampai harus menyewa jasa konsultan untuk menciptakan nama bagi usaha maupun produk yang mereka ciptakan. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran sebuah nama dalam dunia bisnis.

Tapi seperti juga dalam dunia bisnis, sehebat apapun nama yang dimiliki namun yang paling menentukan tetaplah kualitas produk. Karena itu terserah mau nama kita "Tuhan" ataupun "Saiton," yang paling menentukan tetap adalah kualitas diri kita sendiri.

Bagaimana, setuju tidak?

SEDIKIT CATATAN TENTANG KESEHATAN

Mungkin ada yang bertanya, kenapa saya hendak menulis tentang dunia kesehatan? Sebenarnya latar belakang pendidikan saya sama sekali tidak berhubungan dengan kesehatan. Keseharian saya pun tidak sering bersentuhan dan berinteraksi intens secara langsung dengan dunia medis. Tentu jika dirawat di rumah sakit tidak dimasukkan sebagai salah satunya.

Mengapa saya menulis tentang kesehatan adalah karena saya mencintai perkerjaan saya. Saya selain seorang penulis, blogger dan entrepreneur, saya adalah seorang penyiar radio. Dan di radio tempat saya berkerja, saat ini saya sedang memproduseri sebuah program bertema kesehatan. Tepatnya dalam program bertajuk "Tetangga Bang Iman", yang mengudara setiap seminggu sekali pada hari sabtu dari pukul sembilan hingga sebelas pagi.


Dalam program ini, saya akan membahas tema-tema kesehatan yang sering terjadi di sekitar kita. Serta tidak lupa saya juga akan menghadirkan narasumber tokoh kesehatan yang tentu memahami bidangnya. Nah kan dari pada obrolan setiap sabtu pagi ini menguap dan menghilang, alangkah baiknya jika terdokumentasikan dalam bentuk tulisan di dalam blog ini.


Setiap minggu rencananya saya akan berusaha mengupdate blog ini dengan tema yang dibahas pada hari sabtu yang baru lewat. Dengan demikian buat teman-teman yang terlewat mendengarkan bisa membacanya di blog ini. 


Karena itu nantikan terus informasi-informasi kesehatan menarik di blog ini. Serta jika ada yang hendak bertanya atau hendak menitip pertanyaan seputar tema kesehatan, bisa meninggalkannya di kolom komentar. Tentu saja harapan saya, semoga blog ini memberikan banyak manfaat untuk siapa saja.

Dangan jangan lupa juga untuk terus mendengar Program "Tetangga Bang Iman", setiap Sabtu, jam sembilan hingga sebelas pagi, hanya di Radio Volare Pontianak, 103.4 fm. Buat yang di luar Pontianak bisa juga mendengarkan secara online dengan mengunjungi website www.volarefm.com.



Duet punggawa #TetanggaBangIman, Tari dan Iman akan sehatkan sabtu bujang dare...
(sumber gambar: dok pribadi)

Sabtu, 05 September 2015

SEBELUM JALAN-JALAN KE LUAR NEGERI

Bicara pelesiran ke luar negeri, bayangan kita pasti akan selalu terpikir bakalan mahal, ribet namun tentu juga menyenangkan. Pikiran seperti ini tidak sepenuhnya benar, juga tak sepenuhnya salah.

Tapi sebenarnya prinsip dasar dari perjalanan atau traveling baik keluar negeri adalah bahwa semakin jauh tujuan yang akan dituju maka biaya transportasi untuk ke sana pun jelas akan lebih mahal. Jalan-jalan ke Eropa atau Amerika jelas perlu biaya berjuta-juta, karena untuk pergi ke sana pun jaraknya memang jauh. Sebaliknya untuk ke Australia, dana yang dibutuhkan tidak terlalu besar, karena jaraknya tidak terlalu jauh dari Indonesia.

Karena itulah, untuk saya yang tinggal di Pontianak, jalan-jalan keluar negeri bisa jadi jauh lebih murah ketimbang melakukan perjalanan ke destinasi wisata dalam negeri sekalipun. Cukup dengan tiket bus antar negara seharga sekitar 600 ribu rupiah untuk perjalanan pulang pergi serta buku paspor, saya sudah berhasil menginjakkan kaki ke Kuching, di Malaysia. Bandingkan biaya perjalanan ke Bali yang satu kali perjalanan pesawat saja bisa mencapai 1 juta rupiah. Bahkan konon ke Raja Ampat yang terkenal itu, kita harus menabung hingga sekitar 10 juta rupiah untuk transportasi. Padahal sama-sama masih di Indonesia.

Jadi pada intinya ke luar ataupun dalam negeri, semua tergantung jarak yang akan dituju. Semakin jauh, maka semakin mahal pula. Kalaupun ada cara untuk jalan-jalan jauh tapi murah adalah dengan minta dibayarkan. Tapi tentunya ini tidak mudah, namun bukan berarti tidak mungkin. Selalu ada saja caranya, entah dengan beasiswa, pertukaran pelajar, tugas perkerjaan dan macam-macam.

Beruntungnya, masalah transportasi yang memang mengambil cost paling besar dari budget traveling ini, kini juga sudah bisa diakali. Untuk asia, kini telah ada penerbangan low cost carrier yang membuat biaya transportasi jadi sedikit terhemat. Selain itu, berbagai promo yang dibuat maskapai juga membuat biaya perjalanan menjadi bukan lagi persoalan utama. Karena itulah, jalan-jalan ke luar negeri apalagi Asia Tenggara, kini bukan lagi sesuatu yang mewah. Sementara untuk Eropa, Afrika atau Amerika, tetap membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Kecuali mendapatkan promo, menang undian ataupun dibayarkan.


Berkat LCC, Now Everyone Can Fly...
(sumber gambar ; de.wikipedia.org)
Tapi jalan-jalan keluar negeri tidak cuma soal biaya perjalanan. Ada hal-hal lain yang juga perlu diperhatikan. Hal yang simpel dan sederhana sebenarnya, namun jika tidak diantisipasi bisa juga mengakibatkan budget kita tersedot. 

Visa

Visa adalah salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam menyiapkan perjalanan ke luar negeri. Apa itu Visa? Secara sederhananya, Visa adalah izin untuk memasuki sebuah negara untuk penduduk dari negara lain. Untuk kita pemegang paspor Indonesia, tidak semua negara menerima kita dengan bebas. 

Ada 3 macam negara tujuan terkait visa ini. Yang pertama adalah negara yang membebaskan Visa untuk pemegang paspor Indonesia. Di negara-negara ini kita bebas masuk tanpa harus mengurus visa terlebih dahulu. Beberapa negara asia tenggara seperti Malaysia, Singapura dan Thailand adalah contoh negara yang bisa kita kunjungi tanpa harus mengajukan visa. Meski pun di negara-negara bebas visa tersebut kita gratis masuknya, namun bukan berarti kita bisa bebas juga. Ada aturan serta jangka waktu yang tetap harus kita perhatikan.

Yang kedua adalah negara yang menerima Visa on Arrival atau biasa disingkat VoA. Untuk mengunjungi negara-negara ini, kita tetap harus memiliki Visa. Namun kita tidak perlu repot, karena pengurusan Visa dapat dilakukan setelah kita tiba di negara tujuan. Yang harus diingat adalah bahwa mengurus Visa membutuhkan biaya yang harus dibayarkan sesuai kebijakan negara masing-masing. Karena itu ada baiknya sebelum berangkat ke negara VoA, kita mencari info berapa biaya yang harus dibayarkan, sehingga kita bisa mempersiapkan budget tersendiri untuk Visa ini.

Yang ketiga adalah negara-negara yang mengharuskan kita mengurus pengajuan Visa sebelum diizinkan berangkat ke negara yang ingin kita tuju. Pengajuan ini bisa kita lakukan di Kedutaan Besar negara tujuan yang biasanya ada di Jakarta. Kalaupun tidak ada di Indonesia, berarti kita harus mengajukannya di kedutaan besar negara tersebut di negara terdekat kita. Repot kan? Memang begitulah. Namun kini, beberapa negara sudah memberlakukan e-Visa sehingga pengurusan Visa bisa dilakukan secara online. Hal ini tentu membuat pengurusan Visa jadi lebih praktis. Semoga saja kedepannya, makin banyak negara yang memberlakukan e-Visa ini.

Salah satu contoh Visa, dan ini ada harganya lho...
(sumber gambar: mynameisputu.blogspot.co.id
Perbedaan Nilai Tukar Mata Uang

Perbedaan kurs mata uang harus juga menjadi salah satu hal yang kita perhatikan. Pergi ke negara-negara dengan kurs mata uang yang tidak jauh berbeda dengan rupiah adalah cara yang tepat untuk menghemat biaya jalan-jalan. Pergi ke negara-negara dengan mata uang yang lebih besar, berarti harus menyiapkan budget yang juga lebih besar.

Di negara dengan mata uang yang tidak berbeda jauh dengan kita, biaya hidup yang akan kita keluarkan jika berkunjung juga akan lebih murah. Karena itulah, di negara-negara macam Thailand atau Malaysia, kita akan dapat biaya sewa yang masih wajar bahkan bisa jadi lebih murah. Begitu juga kita bisa dapat makanan yang setara dengan harga-harga makanan yang biasanya ada di Indonesia. Sebaliknya di Singapura, dengan nilai tukar yang lebih tinggi, kita akan mendapati makanan yang sama namun akan terasa lebih mahal ketimbang di Indonesia.

Informasi yang Cukup

Salah satu hal penting yang saya sarankan sebelum melakukan perjalanan wisata ke luar negeri adalah mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang tempat atau kota yang kita tuju. Mulai dari destinasi-destinasi wisata di sana, makanan-makanan, bahasa yang digunakan, sistem transportasi dan segala macam seluk-beluknya.

Hal yang paling penting dan vital yang saya rasakan perbedaannya ketika kita melakukan perjalan di dalam negeri dengan di luar negeri adalah kemudahan akses informasi. Di Indonesia, selama ada sinyal yang bisa ditangkap oleh operator kita, maka akses informasi akan selalu tersedia. Sementara di luar negeri, operator selular yang biasa kita pakai tidak akan berfungsi untuk mengakses internet. Kita harus membeli kartu seluler di negara tersebut untuk senantiasa mendapatkan akses. Selain itu tidak semua negara menyediakan akses internet murah dari perangkat seluler. Akibatnya terpaksa kita hanya mengandalkan titik-titik wifi gratis yang tidak di semua tempat bisa kita temui.

Namun meski mengumpulkan informasi sebelum berangkat itu penting, jangan pula semua informasi tersebut kita jadikan panduan baku ketika melakukan perjalanan. Saran saya, jadikan informasi-informasi yang dikumpulkan itu sebagai alat bantu saja, entah acuan atau standar harga ketika ingin belanja. Terlalu kaku mengikuti informasi yang mungkin kita dapat dari pengalaman orang lain, bisa jadi membuat kita melewatkan kejutan-kejutan menarik yang mungkin akan kita temukan sendiri.

Tentu bukan cuma 3 hal tersebut yang perlu diperhatikan ketika melakukan perjalanan ke luar negeri. Ada banyak hal lain yang lebih penting seperti paspor, dan waktu yang cukup. Tapi ada baiknya rencanakan perjalanan anda jauh-jauh hari, dengan demikian akan ada banyak persiapan dan penghematan yang bisa dilakukan.

Baiklah, semoga beguna. Dan selamat jalan-jalan ke luar negeri.
Foto dengan bendera lain, bukan berarti nggak Nasionalis...
(sumber gambar: dok. pribadi)

Kamis, 03 September 2015

KETIKA GANOOL.COM AKHIRNYA DITUTUP

Beberapa waktu yang lalu kita sempat dihebohkan dengan ditutupnya beberapa situs penyedia konten ilegal. Ilegal yang dimaksud di sini adalah bahwa situs-situs tersebut menyediakan link unduh film-film baik nasional maupun luar negeri tanpa izin alias bajakan.


Ganool.com adalah salah situ paling populer untuk download film...
(sumber gambar: isiwaktu.com)
Harus diakui, sebagai masyarakat Indonesia kita sangat akrab dengan produk-produk bajakan. Mulai dari musik, perangkat lunak, film hingga barang-barang baik fashion maupun elektronik. Masalah ini bahkan sudah menjadi isu internasional. Bahkan beberapa produsen film Hollywood sampai membuat kebijakan untuk meluncurkan film karya mereka di Indonesia terlebih dahulu ketimbang di negara-negara lain karena khawatir film mereka keburu dibajak duluan di Indonesia. Pasar Indonesia adalah pasar yang sangat menjanjikan, namun juga jadi salah satu ancaman pembajakan yang terbesar bagi tiap karya yang datang ke Indonesia.

Apa sebenarnya yang dimaksud sebagai hak kekayaan intelektual atau yang biasa orang sebut dengan HaKI? Secara sederhana kita boleh definisikan Haki ini sebagai sebuah hak untuk menikmati secara ekonomis hasil dari suatu kreativitas intelektual. HaKI ini terbagi dalam dua macam. Yang pertama adalah hak cipta, yaitu sebuah hak eksklusif yang dimiliki oleh seorang pencipta sebuah karya cipta untuk mengedarkan atau memperbanyak karyanya. Hak ini yang biasanya muncul di produk-produk intelektual seperti lagu, penulis cerita, pembuat film, dll. 

Yang kedua adalah Hak Kekayaan Industri yang meliputi paten, merk dagang, desain industri bahkan hingga rahasia dagang. Untuk yang kedua ini lebih kepada hak kekayaan intelektual dalam dunia industri, walau tidak jarang juga melibatkan perseorangan. Seperti penyanyi Will.i.am yang menuntut penyanyi lainnya Pharrell William untuk tidak menggunakan nama William karena menganggap William sudah menjadi trade mark bagi dirinya.

Untuk Indonesia sendiri sebenarnya sudah ada aturan yang mengatur hal tersebut, sehingga tidak ada alasan sebenarnya untuk membiarkan pencurian kekayaan hak cipta ini terjadi. Bahkan dibawah Departemen Hukum dan HAM, terdapat dirjen yang memang khusus mengurusi masalah ini. Hanya sayangnya dirjen ini tampaknya tidak mencakup pula dengan penegakan hukumnya untuk memberantas para pelanggar hak cipta. Karena itulah, seharusnya hal ini menjadi urusan pihak penegak hukum yaitu kepolisian dan kejaksaan. Namun sayangnya tampaknya para penegak hukum belum menempatkan pemberantasan pelanggaran hak cipta ini ke dalam prioritas utamanya.

Karena itulah, tindakan pemerintah melalui Kementrian Komunikasi dan Informasi untuk menutup situs-situs pembajakan seperti Ganool, downloadfilmbaru, dll patut kita apresiasi. Dengan demikian semangat anti pembajakan seperti yang pernah dicanangkan oleh Bapak Presiden Jokowi kepada para pelaku seni ketika kampanye dulu benar-benar ditepati.

Tapi hal yang terpenting sih, kembali kepada kita bagaimana menghargai sebuah karya yang berkualitas. Kalau kita menyadari bahwa sebuah karya itu dibuat dengan proses yang panjang dan upaya yang tidak sedikit, maka kita akan lebih menghargainya. Serta kita juga harus menyadari bahwa dengan menghargai karya cipta, itu artinya kita menjaga agar karya-karya berkualitas tetap ada dan terus tercipta. 


Gambaran tentang rendahnya apresiasi kita pada sebuah karya
(sumber gambar : facebook.com)
Tidak mudah memang, apalagi dengan kebiasaan kita yang doyan menikmati segala sesuatunya gratisan. Namun sedikit demi sedikit kita harus belajar melakukan itu agar kita bisa mendapatkan iklim berkarya yang mendukung untuk terciptanya karya-karya berkualitas. Bukannya menganggap bahwa para kreator kita manja, tapi menganggap bahwa daya cipta akal adalah karya tertinggi manusia yang layak untuk dihargai tinggi pula.

Sabtu, 29 Agustus 2015

SERUNYA MENJADI BLOGGER

Mungkin tidak ada yang menduga bahwa menjadi seorang blogger bisa menjadi sebuah perkerjaan yang cukup menghasilkan. Bahkan masih banyak tidak tahu bahwa saat ini sudah ada orang yang memang berprofesi sebagai seorang blogger.

Tapi kalau kita melihat para blogger yang kini telah sukses dan memetik hasil dari blog yang mereka besarkan, jelas tidak mudah. Coba tengok saja Trinity yang telah menekuni dunia blogging lebih dari sepuluh tahun. Atau Raditya Dika yang memulai mengisi catatan harian daring-nya semenjak duduk di bangku sekolah.

Mereka telah merasakan sendiri bagaimana hasil yang diraih dari ketekunan mereka mengisi blog. Tak hanya pundi-pundi uang, mereka juga semakin didapuk sebagai ahli dibidang yang mereka khususkan tersebut sehingga membuka banyak peluang untuk meraih karir lainnya yang lebih dahsyat.

Mengikuti Passion

Rahasia keberhasilan para blogger-blogger profesional tersebut adalah karena mereka berusaha mengikuti passion mereka. Trinity sebelum memulai menjadi seorang "Naked Travel," aslinya adalah mbak-mbak kantoran biasa. Tapi ia memiliki passion yang kuat dalam hal jalan-jalan. Karena itulah ia memulai blognya dengan tujuan merangkum aksi jalan-jalannya.


Karena memang jalan-jalan telah menjadi passion bagi Trinity, ia menganggap berbagi pengalaman jalan-jalannya kebanyak orang sebagai suatu hal yang menyenangkan. Karena itulah ia tidak merasa terbebani mengisi blognya. Justru merasa senang melakukannya. Dan ketika orang memperoleh informasi yang bermanfaat dari blognya dan blognya menjadi populer, cepat atau lambat ia merasakan hasil dari ketekunannya mengisi blog.

Menjadi blogger menuntut ketekunan yang tidak sedikit. Karena itu jika bukan mengikuti apa yang benar-benar disukai, orang-orang cenderung tidak akan bertahan lama melakukannya. Percayalah, ketekunan pasti akan terbayar lunas, jika kita terus sabar dan berusaha.


Naked Traveler adalah hasil dari passion yang telah menghasilkan
(sumber gambar: dok pribadi)

Kreatif dan Terus Belajar

Dunia jejaring sudah demikian ramainya. Belum lagi ditambah media sosial yang tiap tahun terus bertambah. Ada sedemikian banyak content di dunia dalam jaringan ini. Pertanyaannya bagaimana membuat orang mau memilih salah satu diantara sedemikian banyak itu?

Kreatifitas adalah kuncinya. Jika ingin membuat orang-orang melirik konten yang kita ciptakan, kita harus mampu menyajikan sesuatu yang berbeda dengan yang orang-orang sajikan. Tidak hanya berbeda, namun juga menarik.

Alit Susanto mungkin bisa dibilang cukup terlambat dibanding Raditya Dika dalam nge-blog. Dengan mengambil genre yang sama, tentu butuh usaha yang keras untuk bisa mengejar Radit yang jauh lebih populer. Saya ingat dahulu, ketika Raditya Dika sedang booming dengan Kambing Jantan-nya, Alit masih seorang mahasiswa kost yang sering melucu di Kaskus.

Tapi kemudian dia nge-blog dengan gaya yang berbeda denga Radit. Konten blognya tidak berisi banyolan-banyolan konyol semata, namun mengangkat hal-hal yang menarik dan menurut saya cukup "berisi" namun dibawakan dengan cara yang tetap komedi. Pun, Alit menurut saya memiliki kemampuan menulis yang baik, sehingga walau banyak konten di blognya berisi iklan, ia berhasil memasukkannya dengan rapi dan kreatif.

Hasilnya memang tetap Alit tidak se-populer Radit. Tapi dia mempunya basis massa penggemarnya sendiri. Dan blognya punya pengunjung yang tidak sedikit.


Waktu awal juga tulisan Alit susanto tak sebagus sekarang...
(sumber gambar : shitlicious.com)

Lihat Peluang

Menjadi blogger adalah cara paling tepat untuk membangun personal branding. Namun membentuk sebuah personal branding yang solid bukanlah sesuatu yang mudah. Terlebih di zaman sekarang ketika orang-orang dengan spesialisnya masing-masing juga telah memiliki akses terhadap tekhnologi.

Di sinilah letak kejelian melihat peluang untuk membangun potitioning diri. Tidak ada salahnya menspesialisasikan diri pada sebuah segmen yang terbatas namun kita bisa menonjol di sana. Ambil contoh Ronald Frank yang sudah melabeli diri sebagai pakar percintaan sejak tahun 2007. Mungkin pada masanya terdengar konyol. Tapi ketika ia berhasil mempertajam potitioning nya tersebut, ia berhasil menjadi salah satu yang terdepan di segmen tersebut. Bahkan kini makin banyak bermunculan para pengikut yang mencoba membangun potitioning yang sama.


Ronald Frank, sukses menjadi pakar cinta...
(sumber gambar: youtube.com)
Pada akhirnya, menjadi blogger berarti membangun personal branding untuk diri kita sendiri. Nikmati apa saja yang kita bagikan di dalamnya, sehingga kita akan merasa gembira melakukannya. Dan jika kita melakukannya dengan tekun, pada saatnya nanti kita akan merasakan hasilnya.

MEMULAI BISNIS DENGAN MODAL MINIM

Seperti yang juga pernah saya tulis disini, yang namanya memulai sebuah usaha tidaklah mudah. Sangat sulit. Dibutuhkan pengorbanan waktu, tenaga dan materi yang tidak sedikit.

Namun sebenarnya, selalu ada jalan untuk memulai sebuah usaha. Saya percaya sebuah kalimat yang mengatakan bahwa semakin besar resiko sebuah usaha, semakin besar juga tingkat keuntungan yang mungkin diraih. Maka memulai usaha dengan modal minim bahkan nyaris tanpa modal seringkali distreotipe sebagai bisnis yang juga memiliki keuntungan yang minim. Namun, seandainya keuntungan minimal yang bisa diraih tersebut jika bisa dilakukan dengan serius dan tekun tentu hasilnya juga tidak akan sekedar minimal lagi. Nggak percaya? Banyak sudah kok contoh pengusaha yang berhasil sukses dengan bisnis-bisnis bermodal minim ini.

Mari memulai usaha, berapapun modal yang ada...
(sumber gambar: maxmanroe.com)
Ada beberapa contoh usaha yang bisa dimulai dengan modal yang minim, bahkan sambil berkerja sekalipun.

Menjadi reseller dan dropship

Internet membuat banyak perubahan berarti dalam kehidupan manusia. Termasuk pula dalam gaya berbelanja masyarakat. Jual beli online sudah menjadi hal yang jamak dikalangan masyarakat.

Hal ini tentu saja hal yang baik untuk para calon pengusaha. Untuk berjualan suatu produk, seorang pedagang tidak perlu lagi harus menimbun barang dagangannya serta menyediakan toko yang sudah pasti menuntut persediaan modal yang tidak sedikit. Cukup dengan sebuah website (bahkan dengan domain gratisan ataupun akun media sosial sekalipun), seseorang sudah bisa menjadi pedagang, entah dengan menjual produk hasil sendiri maupun menjualkan produk orang lain.

Adapun hal yang harus diperhatikan ketika hendak menjadi Reseller atau Dropship ini adalah kualitas produk yang dijual. Kita harus bisa memastikan bahwa produk yang kita jual itu memang bagus. Selain itu kita harus juga yakin bahwa produsen yang produknya kita reseller ataupun dropship-kan adalah perusahaan yang memang bisa terpercaya. Kita tidak inginkan costumer kita dibuat kecewa.

Blogger

Beberapa tahun yang lalu, tidak terbayangkan bahwa internet akan menghasilkan berbagai macam jenis perkerjaan baru. Salah satunya adalah menjadi seorang blogger.

Hari ini, blogger telah menjadi salah satu perkerjaan yang cukup menghasilkan. Dengan sedikit kreatifitas serta sedikit kemampuan komputer standara, seseorang sudah mampu membuat blog. Blog-blog yang memiliki trafik sangat bagus, tidak jarang membuat sang pemiliknya jadi kaya raya.

Adapun yang harus dipersiapkan untuk bergelut di dunia web-blogging ini adalah kemampuan di dunia tekhnik informatika. Serta jeli untuk melihat peluang monetize blog atau web kita. Karena sekarang bukan lagi cuma google adsense yang bisa diandalkan buat menghasilkan uang dari blog. Kalau jeli, ada banyak kesempatan lain yang bisa kita manfaatkan untuk menambah pundi-pundi uang kita.


Marikxon Manurung, konon menghasilkan 50 juta per bulan dari blognya
(sumber gambar: linkedin.com)
Penulis lepas

Bagi para pengelola website, artikel adalah salah satu hal yang sangat menentukan. Karena itu ketersedian tulisan yang sesuai dengan kebutuhan website menjadi sangat penting. Selain itupula, saban tahun para penerbit-penerbit buku terus berusaha mencari penulis-penulis baru yang memiliki karya mumpuni untuk naik cetak.

Menjadi penulis lepas saat ini memang belum menjadi perkerjaan yang populer. Maklum, kekayaan intelektual memang belum cukup dihargai dengan cukup layak di Indonesia. Tapi, jika seandainya kita mampu mengimbangi dengan produktifitas yang tinggi, tidak mustahil kita bisa menghasilkan pundi-pundi uang yang cukup memadai. Apalagi menulis adalah skill yang bisa dipelajari. Semakin terbiasa kita melakukannya, semakin mudah kita melakukannya.

Agen Asuransi dan MLM

Sejujurnya, menjadi agen asuransi ataupun MLM adalah perkerjaan yang sangat menjanjikan. Banyak yang sudah terbukti sukses melakukan hal ini. Sebut saja Merry Riana. Selain itupula, menjadi agen asuransi dan MLM akan melatih kemampuan marketing kita.

Sayangnya orang-orang seringkali keburu alergi duluan saat mendengar nama agen Asuransi ataupun MLM. Padahal tidak semua agen asuransi dan MLM itu buruk. Bahkan boleh dibilang menjadi agen asuransi dan MLM adalah perkerjaan mulia, karena sistem yang dibentuk idealnya akan membuat para member untuk bisa sukses bersama-sama. Tapi tentu saja seandainya kita memilih asuransi atau MLM yang benar dan bukan yang abal-abal.

Memulai bisnis agen asuransi tidak membutuhkan modal besar. Hanya diperlukan biaya pendaftaran yang terbilang minim, seseorang sudah bisa memulai usaha ini. Kemudian kemampuan menjual produk dan tentu saja kualitas produk yang dijuallah yang akan menentukan keberhasilan seseorang di bisnis ini.


Merry Riana, suksesnya bermula dari menjadi agen asuransi...
(sumber gambar: kataupdate.blogspot.com)
Demikian beberapa jenis perkerjaan yang bisa dimulai dengan dana yang terbilang minim. Sebenarnya masih banyak jenis bisnis yang bisa digeluti dengan modal yang tak terlalu besar. Semuanya kembali bergantung pada kreatifitas dan kemampuan kita menangkap peluang.

Dan kalaupun anda memiliki ide yang hebat dan berniat mencoba memulai bisnis yang lebih besar dengan ide tersebut, mengapa tidak coba membuat proposal bisnis dan menawarkannya pada investor. Percayalah, ide yang hebat bernilah jauh lebih mahal dari apapun juga!

Jumat, 28 Agustus 2015

BERLATIH MENAMBANG IDE

Bagi seorang penulis, ide adalah sesuatu yang sangat berharga. Sebuah karya tulis dari apapun itu, selalu dimulai dari sebuah ide. Beberapa penulis mencari ide dengan cara yang unik. Ada yang sambil berendam, ada yang sambil (maaf) buang air besar, ada yang dengan jalan-jalan, dan ada juga bahkan yang dengan mengurung diri di kamar. JK Rowling pun menemukan ide untuk menulis Harry Potter ketika sedang melakukan perjalanan di dalam sebuah kereta api.

Belajar dari JK Rowling, ide bisa muncul dimana saja...
(sumber gambar: twitter.com)
Meski sering kali kemunculan ide itu bergantung pada mood, namun seorang penulis profesional haruslah bisa memancing ide bukannya hanya menunggu ide muncul. Karena jika hanya menunggu, kita tidak tahu kapan si ide itu muncul. Walaupun memang ada penulis yang seperti ini, namun hal ini tentu tidak baik untuk produktifitas seorang penulis. Dan tentu juga tidak disukai oleh editor.

Ada yang bilang, ide yang baik itu munculnya tidak bisa dipaksakan. Ada benarnya juga. Banyak penulis yang menemukan ide untuk karya-karya terbaik mereka justru dari tempat yang tidak di duga. Namun bukan berarti kita harus pasrah menunggu ide itu datang dengan sendirinya. Kita bisa mencoba melatih untuk memancing ide.

Tulis apa saja secara rutin

Membiasakan diri menulis apa saja adalah cara sederhana untuk melatih munculnya ide. Tidak perduli itu ide bagus ataupun buruk, kita bisa menyimpannya untuk lain waktu. Hal ini akan membuat kita memeliki bank ide. Suatu saat nanti, ketika kita membuka-buka kembali bank ide ini, mungkin saja kita akan menemukan ide yang menarik untuk dieksekusi menjadi sebuah tulisan.

Mengecek berita hari ini

Berita adalah sumber ide yang tiada habisnya. Setiap pagi jangan pernah lewatkan kesempatan untuk melahap habis isi surat kabar. Tentu tidak cukup dengan membaca saja. Kita juga bisa mencoba melihat sebuah berita dengan berbagai sudut pandang. Kalaupun ada yang menarik akan lebih baik jika kita bisa membuat kliping untuk berita-berita tersebut. Percayalah cara inilah yang dipakai Gola Gong untuk memancing ide.

Berita-berita di surat kabar sering kali jadi inspirasi ide...
(sumber gambar: foto.viva.co.id)

Mencoba mengasosiasikan dua hal yang tidak berkaitan

Pernah mencoba memikirkan dua hal yang sama sekali tidak berhubungan. Misalnya tentang pohon apel dan seseorang pria yang sedang mencari cinta sejati. Apa ide yang bisa kita gali dengan dua hal yang tidak berkaitan itu? Lelaki yang putus asa, kemudian jatuh cinta pada pohon apel? atau Pohon apel yang jatuh cinta dan berubah menjadi perempuan cantik? atau seorang pria yang teringat dengan kenangan dibawah pohon apel yang hendak ditebang bersama kekasih dicintainya yang telah tiada? Lihat sudah berapa ide yang tercipta kan?

Berkeliling untuk jalan-jalan

Ketika sedang pusing memikirkan ide, cobalah untuk berjalan-jalan sejenak. Coba cari tempat-tempat baru yang belum pernah dikunjungi sebelumnya. Pasar pagi, warung kopi, pasar malam, pinggir jalan, puncak gunung.  Tentu saja jalan yang tidak sekedar jalan. Melainkan mengamati sambil berimajinasi. Pikirkan hal-hal yang mungkin saja terjadi di tempat-tempat yang kita kunjungi tersebut dari berbagai sudut pandang.

Itulah tips-tips yang mungkin bisa digunakan untuk memunculkan ide menulis. Sebenarnya hal ini tidak sulit jika kita sudah terlatih. Percayalah, ide itu bertebaran dimana-mana, tinggal kitanya saja mau atau tidak menggalinya dan menariknya keluar dengan imajinasi kita.

Good luck! Selamat mencoba.
Copyright © 2014 SANTOSA-IS-ME